Ramadhan Tiba


Marhaban….Ya Ramadhan..
“Tiada kata seindah do’a tiada suara seindah suara adzan, tiada bulan seindah bulan ramadhan
Tiada hati sebening embun.. yang iklas untuk saling memaafkan segala khilaf dan salah..
“Mohon maaf lahir dan Batin”

Alhamdulillahirobbil’alamin, bulan suci Ramadhan sudah dihadapan kita, bulan yang dipenuhi dengan berbagai macam keberkahan dan keutamaan. Marhaban Ya Ramadhan, selamat datang Ramadhan. Engkau adalah tamu kami yang agung. Engkau datang membawa berkah bagi kami. Kami bahagai dengan kedatanganmu.

Inilah bulan ketika kita diundang menjadi tamu Allah dan dimuliakan olehNya. Di bulan ini nafas kita menjadi tasbih, tidurpun bernilai ibadah, amal-amal ibadah kita insya Allah diterima, permohonan dan doa kita diijabah. Mari bersihkan diri, sucikan hati, raih kemenangan dalam indahnya Ramadhan.

Syukur alhamdulillah kali ini aku masih diberikan waktu tuk bertemu kembali dibulan yang penuh berkah ini. Keluarga yang masih utuh, walaupun berjauhan.

Tak lupa mohon maaf atas segala kesalahan dan kekhilafan yang telah aku lakukan baik disengaja ataupun tak disengaja, dan selamat menjalankan ibadah puasa bagi ummat Islam. (ra)

Ngeblog Tiap Hari?

Penting gak sih ngeBlog tiap hari? Mungkin ini pertanyaan yang sepele dan hampir tidak pernah kita bayangkan sebelumnya, karena memang nggak harus dipikirin. NgeBlog itu kebebasan masing-masing blogger, mau tiap hari kek, dua puluh empat jam sehari juga boleh, kalau pengen jadi robot aja. Hihihi...

Yang jelas nggak mungkinlah ngeBlog sampe segitu. Masih banyak aktivitas lain yang membutuhkan belaian tangan dan perhatian kita, halah. Memang terkadang ngeBlog itu bisa membuat kita lupa akan waktu, lupa dengan janji, dan lupa segala-galanya (asal gak sampe amnesia aja, kalau ini sudah kronis, jangan sampailah).

Yang paling penting adalah kita harus tetap menjaga kesehatan. NgeBlog secukupnya aja tiap hari. Ya, memang sulit buat ngatur waktu ngeBlog, soalnya tergantung dari mood seseorang, termasuk aku sendiri. Makanya ngeBlog itu memberikan kebebasan, kebebasan waktu, perasaan, dan kebebasan informasi.

NgeBlog juga bisa ngasih kepuasan, ya, karena dengan menulis semua apa yang ada dalam pikiran kita, berarti kita telah mengurangi sedikit beban di kepala, ah yang benar? dan kita tentunya merasa puas kalau kita telah menulisnya dan mendapat sambutan komentar hangat dari teman blogger yang lain. Lebih baik lagi kalau tulisan kita bisa bermanfaat dan menjadi inspirasi bagi setiap orang yang membacanya.

Perlukah ngeBlog sampe tiap hari?
Jawaban dari pertanyaan ini sangat relatif, jadi aku pengen denger jawaban masing-masing, sesuai dengan pengalaman pribadi temen-temen sekalian. Aku akan mencoba menjawabnya terlebih dahulu, biar temen-temen nanti yang nambahin :)

- NgeBlog tiap hari itu perlu (kalau lagi mood dan ada inspirasi)

Kalau Lagi Nggak Mood?
 
- Kalau lagi nggak mood nulis, ya blogwalking atau browsing-browsing aja
- Chatting sama teman lewat IM
- Atau Ngedit tampilan Blog (aku banget nii)

Kalau Tidak Mau Diganggu?

- Matikan TV, logout IM, matikan hape :p

Kenapa Bisa?

- Karena lagi dapet inspirasi :) takut keburu hilang.

Hmm, mungkin segini dulu. yang pasti ngeBlog mau itu tiap hari, tiap menit, tiap detik itu semua kebebasan teman-teman blogger semua.
Keep the spirit of blogging...

[Lesson] Korean


Hmm, kali ini aku mau share kalimat percakapan pendek bahasa korea yang aku pelajari dari sahabat korea ku Min Chan. Apa yang dia tulis di message dengan bahasa korea pasti aku copas, hehheee. Cekidottt...

[Ne]/[Ye] = Ya
[Aniyo] = Tidak
[Sillyehamnida] Permisi
[Gwaenchanseumnida]/[Gwaenchanayo] = Tidak apa apa
[Jeongmarimnika?]/[Jeongmalyo?] = Sungguh?
[Josimhaseyo] = Hati hati
[Mullonimnida] = Tentu saja
[Chukhahamnida] = Selamat
[Geuraeyo?] = Oh, Begitu? 
[Matsseumnida] = Benar 
[Theullimnida] = Salah 
[Mwo hago isseumnika] = sedang apa? 
[Eoje eodi gasseoyo] = Kemarin pergi ke mana? 
[Eoje mwo haesseoyi] = Kemarin melakukan apa? 
[Eonjeo?] = Kapan? 
[Eodiyeyo?] = Di mana? 
[Eoteon-geoyeyo?] = Yang bagaimana?
[Geureojimaseyo] = Jangan begitu
[Moreumnida] = Tidak tahu 
[Eonjen-ga] = Suatu saat 
[Waeyo?] = Kenapa?
[Ijeobeoriji maseyo] = Jangan lupa
[Eonjena] = Selalu
[Eoneugeoyeyo?] = Yang mana?  
[Dowa deurilkeyo] = Akan saya bantu
[Jal gieokhaseyo] = tolong diingat dengan baik 
[Gidariseyo] = Tunggu sebentar 
[Dasi hanbeon malsseumhae juseyo] = Tolong ulangi sekali lagi 
[Meonjeo galkeyo] = saya pergi duluan 
[Amudo eopseoyo] = Tidak ada siapa siapa  
[Amugeotto eopseoyo] = Tidak ada apa apa 
[Ne, algesseumnida] = Ya, saya mengerti
[Moreugesseumnida] = Saya tidak mengerti 
[Jal haesseumnida] = Bagus 
[....reul han-gukmallo eoteokhe malhaeyo?] = Apa bahasa koreanya.....?
[Gamsahamnida]/[Gomapseumnida]/[gomawoyo] = terima kasih
[Sugohaesseoyo] = Terima kasih kerjasamanya/sudah bekerja/ berusaha dengan baik 
[Mianhamnida/Mianhaeyo] = saya minta maaf 
[Joesonghamnida/Jeosonghaeyo] =  saya minta maaf 
[Neujeoseo joesonghamnida] = Maaf. saya terlambat 
[Sagwahaeyo] = Ayo,minta maaf 
[Jalmot haeyo] = Saya salah
[Jalmot haeseo joesonghamnida] = Maaf, saya salah 
[Narang sagwillaeyo] = Maukah berteman dengan saya?
[Uri he-oejyeoseoyo] = Kami telah berpisah 
[Mollayo] = Tidak tahu 
[Uri gachi gapsida] = Ayo kita pergi bersama
[Jeorang gyeoronhae juseyo] = menikahlah dengan saya 
[Sigani isseoyo?] = Ada waktu? 
[A, Geuraeyo?] = Oh, begitu? 

Semoga tulisan ini bermanfaat bagi kawan-kawan yang tertarik sama all about korea. Heheheeee (ra)

Wish

Is it "bad." The eyes search for completion. This is where it begins. This quest. How impossible it may be or simple it will become. Question after question, they never go away. It is when I understand myself more. I become seperate. I am a person who doesn't like to think like this. Peoples judgements sicken me and sometimes I find myself thinking like them. I play along and pretend "having a normal temperament." It's so easy to assume, as the information is fed through media. Intuition is my sword. My thoughts are complacent as I ramble. To who reads, most likely you wouldn't understand. I don't have time to explain. Thoughts can be so profound as the depths of the ocean. As a poem that is written, only the poet knows truth. It is for others to interperate. For now, I have nothing to say. It would only further your confusion. 


As my wisdom would speak,

A hollow tree is not yet hollow.
It is filled with that of which you don't understand.
You only see emptiness. 
This is not an assumption.
This is truth.
Truth to whom has seen the easiest of things.
My path is parallel so even I am not above you.
I only wish to be "Light".

Surat Kecil untuk Tuhan


TUHAN BOLEHKAH AKU MENULIS SURAT KECIL UNTUKMU
TUHAN BOLEHKAN AKU MEMOHON SATU HAL KECIL DARI MU
TUHAN BOLEHKAH AKU HIDUP UNTUK WAKTU YANG LAMA
TUHAN BOLEHKAN AKU ADA DI DUNIA INI UNTUK BAHAGIA..

Aku menangis saat membaca kisah nyata ini, yang berjudul "Surat Kecil Untuk Tuhan", bukan karena aku cengeng atau aku orangnya melankolis tapi jikalau kawan membaca kisah nyata ini mau itu cowok juga akan menangis juga. Sebuah kisah yang tak jauh dari kehidupanku.

Pertama kali aku membaca kisah ini saat aku masih menginjak kelas 2 SMA, waktu itu aku dipinjamkan oleh seorang teman dari kakakku yang memang pengoleksi buku, yap ratusan buku tlah ia koleksi dan yang lebih salutnya lagi ia membeli buku-buku itu dari menyisihkan gajinya tiap bulan. Sengaja ia sisihkan uang sebesar Rp 150.000 hanya untuk membeli buku, yang pastinya yang berbobot, salut deh. Upss, kok malah menceritakan teman kakakku, Heeheee...

Kalau begitu baca sendiri aja deh gimana perjalanan kisah nyata keke dalam menghadapi penyakit yang di deritanya, cekidott...

Mengenang Cinta


Kapan mengenal cinta?

Aku mengenal cinta antar sesama semenjak kecil, dulu aku punya cinta kata orang cinta sewaktu kecil. Kata kakak ku, aku dan cinta kecilku tiap sore selalu bergandenga tangan mengitari taman yang tak jauh dari rumah kami, membuat teman-teman iri dengan cinta kami. Sebenarnya aku sendiri kurang ingat dengan masa itu, cinta kecilku.

Menginjak remaja aku mengenal cinta monyet, cinta sama monyet? Hhaaa, maksudnya cinta ala remaja yang masih labil banget, masa smp. Namanya anak remaja yang masih labil ditembak dikit sama cowok yang disuka pasti langsung nerima, tapi ya emang masih labil pacarannya bentar-bentar doank alias putus nyambung.

Melewati fase remaja ke tahap fase dewasa (belum dewasa, masih diantara remaja dan dewasa) aku mulai serius pacaran, waktu itu kira-kira kelas 2 sma. Aku berpacaran dengan dia yang memiliki banyak perbedaan, namun paling lama bersama. Banyak permasalahan yang timbul saat bersama namun tetap dipertahankan hingga sulit untuk melupakan sepenuhnya hingga saat ini. Hanya saja sudah harus dan wajib untuk tidak mengingat lagi, walaupun itu kenangan terindah sekalipun.

Tampil Beda

Coretan hari ini mau ceritain gimana tampilan blog aku sekarang, ada yang bedakan?? bagi kawan2 yang setia berkunjung pasti tau apa perbedaannya, Heheheee.

Okeh, bagi yang kaga tau sekarang aku ceritain lagi deh. Dulu itu tampilan blog aku didominasi dengan warna hitam. Pokoknya jauh banget dari namanya kewanitaan, tapi sekarang bisa diliat sendiri kini tampilan blog aku lebih keliatan girly, sepertinya sii efek dari berteman dengan kka Wa Fitriyani alias Wa alias Miss Hindiane, ckckckck

Dengan tampilan yang lebih girly ini kawan-kawan pada bertanya-tanya kenapa bisa Rere yang dulunya kaga ada sedikitpun girlynya tapi kini jadi sok imut, sok pinky, sok apalah namanya blablablabla...

Mushola, Tempat Makan Siang

Hari ini (4/7) mau corat-coret gimana serunya makan siang kami (team PA2) di ruang mushola lantai 7 Politeknik Negeri Batam. Lumayan buat bikin ngiler yang baca n nambah-nambah postingan juga, ckckkk.

Sebelumnya mau bercerita tetang ruang TA/PA dulu nii. Ruang TA/PA adalah tempat kami anak Teknik Informatika (TI) membuat PA2 bagi yang semester 4 dan tempatnya buat TA bagi kakak-kakak tingkat 3 atau yang sudah semester 6. Diruang ini kita bisa dari pagi sampai sore lho.. suhu diruangan ini juga gak nentu, ACnya kenceng banget, tapi kalau lagi rada-rada bisa mati kepanasan (agak.lebay.com).

Sangking cintanya kami diruang ini, sampai makan pun disini juga, eitss maksudnya di musholanya tepatnya disamping ruang TA/PA, soalnya kagak boleh makan berat diruang ini. Jadi aja mushola kami jadikan tempat makan siang. Beli makan dikantin makannya dimushola, serasa di rumah sendiri deh. Mau liat serunya kita makan siang, jom liat ceritanya lewat photo dibawah ini, cekidottt...

Ini yang namanya ruang TA/PA anak TI, tempatnya adem bangett...
"kita-kita pada buat PA2 nii..."

Coretan hari Sabtu


Awal kata, Assalamu’alaikum...

Hari ini (2/7) aku JJS, nah lain hal di coretan sebelumnya kali ini JJSnya beda pengertian yakni Jalan-Jalan Sendiri (JJS), Rere dan dunianya sadjaa. Yap, entah mau di bilang membosankan atau mengesankan coretan JJS kali ini, kalian saja yang bisa mengartikannya, aku hanya bisa menceritakannya, jom liat cerita sebenarnya, cekidott...

Telat bangun AGAIN !!!!

Yap, pagi ini bangun telat lagi gara-gara terkena syndrome insomnia. Akhir-akhir ini penyakit itu terus menghampiriku. Kembali kecerita telat bangun, aku bangun jam 9 pagi padahal aku ada janji mau buat kue bantuin keluarga soalnya lagi ada mau acara keluarga gitu.

Ummm, sebelum lanjut ceritanya kita kupas tuntas dulu ya apa yang selalu menjadi kendala aku bangun siang. Gini nih ceritanya, cekidottt...

Serunya JJS

Jalan-jalan sore (JJS) enak kali ya? apalagi JJS bareng temen-temen, keliling Batam pula alias keliling Jodoh Nagoya, heheee. Sore ini (1/7) aku, Festy, Titi. dan Vivi JJS sore ke jodoh rencananya sii mau beli rok item buat fetsy, tapi ya namanya cewek kalau udah jalan mah bisa kemana-kemana tujuannya. Akhirnya kita JJS ke pasar Jodoh-Nagoya jalan kaki, asekkk.

Walaupun JJS na dipasar kita tetep aja narsist, photo disepanjang jalan pasar Jodoh, taman Jodoh Center, sampe tujuan akhir di Mc'D. Yang lebih serunya lagi kita naik angkot nii JJS na. Mau tau cerita JJS kita? yukk intip lewat narsistnya kita dibawah ini, cekidott....

Ini kita lagi menjelajahi pasar Jodoh

BPC Liput SMANSA

Kemaren (30/6), team BPC yang beranggotakan Nurul Mahfud, David Primadi, Diaz Adhyatma, dan Raihana mulai menjalankan program BPC yakni meliput kegiatan Sekolah SMANSA Batam, Gaung2 Ramadhan.

Bertepat di Mega Mall, sekitar jam 17.00 WIB kami bertandang ke stand Gaung2 Ramadhan untuk meliput kegiatan yang akan dilaksanakan SMANSA dalam rangka menyambut bulan suci ramadhan. Kami berkesempatan mewancarai ketua pelaksana kegiatan ini yaitu Hendra Kurniawan.

“Kegiatan ini adalah lanjutan dari Gaung Ramadhan yang telah dilaksanakan dua tahun yang lalu. Perbedaannya hanyalah pada tema dan jenis perlombaan yang di usung kali ini lebih banyak dan dikemas lebih menarik” ujar Hendra