CADEL

 

Cadel adalah ketidakmampuan mengucapkan satu huruf unik, umumnya huruf R, meski ada juga sebagian orang yang justru bisa menyebut huruf R namun cadel untuk huruf lainnya. Orang Jepang misalnya, kebanyakan cadel pada huruf L.

Salah satu saudara kandung aku, termasuk aku sendiri, cadel huruf R. Padahal, orang tua aku tidak ada yang cadel, jadi menurut aku cadel bukanlah keturunan.
 
Waktu kecil, cadel huruf R ini menjadi bahan olok-olok yang membuat aku minder. Sering aku diejek supaya mengucapkan "Ular Melingkar Pagar Rumah Umar". Hal ini sering membuat aku marah tapi hanya aku simpan dalam hati. Bibir tersenyum namun hati terakut-akut, hehehe... hanya karena aku memiliki ranking bagus di sekolah (bukan belagu
) yang membuat aku mampu menepis rasa minder dan jika perlu melakukan kick balik.

 
Banyak orang bilang, orang cadel huruf R biasanya bagus berbahasa Inggris. Entah benar entah hanya ilusi, yang jelas nilai bahasa Inggris aku selalu bagus meski kemampuan listening, reading, and writting masih kalah dari Mickey Mouse.

Saat beranjak dewasa, ternyata masih ada yang mempermasalahkan dan mengejek cadel huruf R ini. Kadangkala aku heran, apa benefit yang dipetik kalau mengejek hal seperti ini? Mungkin maksudnya sekedar bercanda atau sekedar guyon atau juga lebih karena tidak ada bahan untuk melawan argumentasi kala berdiskusi, namun, pikir aku, akan lebih elegan jika masalah cadel huruf R ini tidak dipermasalahkan, apalagi dijadikan sebagai bahan olok-olok. Namun makin kesini aku mikir mungkin mereka-mereka yang masih mengolok-olok akan huruf yang agak sulit aku ucapkan ini adalah bentuk perhatian mereka terhadap aku alias aku banyak fans....ckckckckkk :D
 
Banyak memang, orang yang cadel huruf R namun mampu mengatasi rasa minder dan menganggapnya sebagai sesuatu yang lumrah serta tidak bermasalah, namun banyak juga yang merasa risih jika hal ini dipermasalahkan, apalagi jika pengalaman olok-olok masa kecil masih membekas.

Sebagai salah seorang yang cadel huruf R dan pernah mengalami masa diolok-olok saat kecil hingga sekarang, aku menyarankan jika satu saat anda berjumpa dengan orang yang cadel, tidak usahlah dipandang secara berbeda, apalagi mengolok-oloknya. Bercandapun, pikir aku mesti lihat-lihat. Meski masih bisa tersenyum, hati ini terasa pilu (caelah
). Canda untuk cadel huruf R terus terang saja, tidak lucu, tidak juga bermanfaat.

Saat ini, jika ada yang mengejek aku soal cadel huruf R, aku tidak terlalu ambil hati. Toh cadel gak jadi penghambat aku buat berbicara didepan umum bahkan untuk soal berbicara aku terbilang celewet banget
.
 
Buat kawan-kawan yang mengalami cadel huruf R, keep it simple, dunia nggak runtuh hanya gara-gara kita tidak bisa mengucapkan huruf R. Keep Smile. (ra)

7 comments:

Wa said...

hehe.. cadel ternyata si rere..
tapi gak pa sih re,
dengan kamunya cadel bisa menghibur banyak orang ketika berbicara....

=D

Raihana said...

hahahaaa
kemana aja jeng?? ampe kaga tau..

yoi, terbukti kk wa lengket ma ane :D

Resky Ramadhandi S said...

wah pengalaman nya hampir sama ya seprti saya... :)

Rheyvanatic said...

gue minta izin ngopy gmbarnya ya :D
sama ngopy link excangenya.

Raihana said...

ia gan silahkan ^^, semoga bermanfaat..

Raihana said...

hahhaa senasib kita gan ^^

be-asa said...

mau ikutan belajar ngucapin huruf R... berdasarkan pengalaman..?
kunjungi blogku yah...

http://bilah-asa.blogspot.com/2012/03/cara-mengucapkan-huruf-r-cadel-bagian-1.html