Manusia

Manusia sering melupa
Menganggap biasa apa yg baginya terbiasa
Padahal tidaklah sama antara aturan hakiki dan pikirannya

Yahh, manusia
Sering menganggap tidak ada
Padahal telah jelas peringatan datang kepadanya..

Iyapss, manusia
Yang tercipta dengan sikap pongahnya
Merasa cukup dengan apa yang ada padanya
Padahal hukum Robb-nya telah didengarkan ke telinganya
Terlihat oleh matanya
Tersentuh oleh tangan sucinya


tapi yah, manusia
matanya memang sering tertutup
entah memang sengaja ditutup atau memang sudah tertutup

manusia
Tapi, melupa bisa diobati dengan pengingat
Menyegarkan lagi memori yang hilang                                                             
Tembok kepongahan bisa dihancur  kata
Yang dengan lembut menyertainya

No comments: